{getFeatured} $label={recent} $type={featured1}
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Strategi Pembelajaran yang menyenangkan untuk peserta didik

Strategi pembelajaran adalah komponen-komponen umum dari suatu bahan pembelajaran dan prosedur-prosedur yang akan digunakan dalam pembelajaran untuk menghasilkan hasil belajar tertentu. (Suparman, 2008 : 127). Secara umum strategi mempunyai pengertian sebagai berikut suatu garis besar haluan dalam bertindak untuk mencapai sasaran yang akan ditentukan. Dihubungkan dengan belajar mengajar, strategi bisa diartikan sebagai pola umum kegiatan guru-murid dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah

digariskan.

Dalam kaitannya dengan belajar mengajar, pemakaian istilah strategi

dimaksudkan sebagai daya upaya guru dalam menciptakan suatu sistem lingkungan

yang memungkinkan terjadinya proses mengajar. Dapat pula dikemukakan bahwa

strategi berarti pilihan pola kegiatan belajar mengajar yang diambil untuk mencapai

tujuan secara efektif.

Strategi pembelajaran merupakan cara pengorganisasian isi pelajaran,

menyampaikan pelajaran dan mengelola kegiatan belajar dengan menggunakan

berbagai sumber belajar yang dilakukan guru untuk mendukung terciptanya evektifitas

dan efesiensi proses pembelajaran. Pengorganisasian, penyampaian dan pengelolaan

pembelajaran diarahkan pada berbagai komponen yang disebut sistem pembelajaran.

Kompenen-kompenen pembelajaran tersebut, menurut AECT (1977) adalah pesan,

orang , material, peralatan, tehnik, dan setting. Oleh karena itu, strategi pembelejaran

merupakan bagian terpenting dalam komponen tehnik dan metode dalam suatu sistem

pembelajaran.

Rumusan lebih jelas dapat dilihat dalam Depdiknas (2003) yang merumuskan

strategi pembelajaran sebagai cara pandang dan pola pikir guru dalam mengajar agar

pembelajaran menjadi efektif. Artinya, rumusan yang dibuat Depdiknas lebih spesifik

dengan tujuan yang jelas, yaitu meningkatkan efektivitas pembelajaran. Rumusan

Depniknas tersebut diperkuat dengan pernyataan selanjutnya bahwa dalam

mengembangkan strategi pembelajaran, guru perlu mempertimbangkan beberapa hal

yang memungkinkan terciptanya pembelajaran efektif dan berhasil baik.

Menurut Munib Chotib (2012 :129-130) strategi pembelajaran adalah suatu

kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran

tercapai secara efektif dan efisien. Strategi pembelajaran dapat dikelompokkan

kedalam dua bagian, yaitu:

1. Exposition-Discovery Learning
Exposition Learning adalah strategi pembelajaran yang cenderung
menggunakan cara menjelaskan secara terperinci materi yang akan dipelajari.
Sedangkan Discovery Learning adalah strategi pembelajaran yang cenderung
meminta siswa untuk melakukan observasi, eksperimen, atau tindakan ilmiah
hingga mendapatkan kesimpulan dari hasil tindakan ilmiah tersebut.
2. Group-Individual Learning.
Group Learning adalah strategi pembelajaran melibatkan lebih dari satu siswa yang
dibagi dalam kelompok. Sedangkan Individual Learning adalah strateg pembelajaran individual.
Ada beberapa strategi yang dapat digunakan guru untuk menghasilkan
pembelajaran yang efektif. Reigeluth (1983) membagi strategi pembelajaran
menjadi 3 (tiga) aspek, yaitu (1) strategi pengorganisasian, (2) strategi
penyampaian, dan (3) strategi pengelolaan. Strategi pengorganisasian merujuk pada
bagaimana pembelajaran itu diberikan dan bahan ajar disajikan. Metode
penyampaian berhubungan dengan media pengajaran dan bagaimana siswa dapat
mengerti dengan media yang digunakan. Strategi pengelolaan meliputi penjadwalan
pengalokasian pengajaran yang diorganisasikan.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan strategi
pembelajaran adalah cara pandang, pola berfikir, dan arah berbuah diambil guru
dalam memilih metode pembelajaran yang memungkinkan efektifnya
pembelajaran. Dengan demikian strategi pembelajaran adalah strategi
pengorganisasian, panyampaian dan pengelolaan berbagai sumber belajar yang
dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang menyenangkan dan berhasil
secara efektif.

Post a Comment for "Strategi Pembelajaran yang menyenangkan untuk peserta didik"