Kementerian Agama Gelar Survei Nasional SAHABAT KBC 2026: Evaluasi Transparan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah
Kementerian Agama Gelar Survei Nasional SAHABAT KBC 2026: Evaluasi Transparan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah
JAKARTA – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat KSKK Madrasah secara resmi menggelar Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026. Langkah ini diambil dalam rangka memperoleh data dan informasi yang jujur, akurat, serta objektif mengenai pemetaan dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di seluruh satuan pendidikan madrasah se-Indonesia.
Pelaksanaan survei nasional ini memanfaatkan platform digital SAHABAT KBC (Sistem Analisis Humanis Berbasis Transparansi). Sistem ini mengusung efisiensi tinggi melalui mekanisme algoritma sampling cerdas, yaitu dengan menetapkan target responden sebesar 5% dari total populasi guru (berdasarkan data EMIS) dan 5% dari total populasi murid di setiap madrasah. Secara nasional, survei ini menargetkan keterlibatan 520.531 murid serta perwakilan guru dari seluruh provinsi.
Pembagian Jadwal Pelaksanaan (3 Batch)
Untuk menjaga kestabilan sistem dan kelancaran akses pengguna berdasarkan zona waktu (WIB, WITA, WIT), pelaksanaan survei dijadwalkan berlangsung dari 12 hingga 22 Oktober 2026. Survei hanya diselenggarakan pada hari kerja (Senin–Jumat) selama 3 hari kerja untuk tiap tahapan gelombang (batch):
Batch 1 (12–14 Oktober 2026)
Wilayah Coverage: DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
Target Sampel Murid: 163.881 siswa dari populasi 3.277.626 siswa.
Batch 2 (15–19 Oktober 2026)
Wilayah Coverage: Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Target Sampel Murid: 163.216 siswa dari populasi 3.264.321 siswa.
Batch 3 (20–22 Oktober 2026)
Wilayah Coverage: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.
Target Sampel Murid: 193.434 siswa dari populasi 3.868.685 siswa.
(Catatan: Sebelum pelaksanaan utama, Kementerian Agama telah melakukan Uji Coba Teknis / Dry Run terbatas pada 10–11 Oktober 2026).
Alur dan Mekanisme Kerja Platform SAHABAT KBC
Penggunaan platform portal
1. Tingkat Administrator (Kanwil, Kemenag Kab/Kota, & Admin Madrasah)
Akses Masuk Integrasi SSO EMIS: Admin di level Kanwil Provinsi, Kemenag Kabupaten/Kota, maupun Admin Madrasah dapat masuk ke dalam aplikasi menggunakan akun Single Sign-On (SSO) EMIS.
Pendataan Awal Implementasi: Admin Madrasah wajib melengkapi kuesioner pendataan awal mengenai status penerapan KBC di lembaganya (Belum, Sebagian, atau Penuh). Tahapan ini merupakan syarat utama sebelum pembuatan akun responden.
Generasi Akun Responden & Cetak Kartu: Admin Madrasah melakukan generate akun secara otomatis sebesar 5% dari total guru dan siswa aktif. Kredensial username dan password yang dihasilkan kemudian dicetak dan dibagikan secara personal kepada responden terpilih.
Monitoring Real-Time: Pengelola di semua jenjang dapat memantau progres pengisian, kelengkapan data submission, serta rekapitulasi nilai skor per dimensi secara real-time.
2. Tingkat Responden (Guru dan Murid)
Login Khusus Responden: Guru dan murid masuk menggunakan username dan password dari kartu akun resmi yang diterbitkan oleh Admin Madrasah (tidak menggunakan SSO EMIS).
Fleksibilitas Pengisian: Pengisian instrumen survei mencakup berbagai indikator dimensi evaluasi KBC. Sistem dilengkapi fitur penyimpanan otomatis (autosave), sehingga responden dapat mencicil jawaban selama durasi periode aktif.
Pernyataan Kejujuran & Submission Final: Setelah seluruh dimensi kuesioner terisi 100%, responden diwajibkan meninjau (review) kembali isiannya, menyetujui lembar pernyataan kejujuran, dan melakukan pengiriman evaluasi final untuk mendapatkan bukti submission.
Harapan dan Hasil Evaluasi
Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, mengimbau seluruh jajaran Kepala Kanwil Kemenag dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Indonesia untuk mendampingi, mengoordinasikan, dan memastikan kesiapan setiap madrasah di wilayahnya sesuai jadwal batch yang berlaku.
Melalui pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC 2026 ini, Kementerian Agama berharap dapat memperoleh gambaran peta evaluasi yang objektif. Hasil analisis data ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai tolok ukur kebijakan pembinaan madrasah dalam menciptakan iklim dan lingkungan belajar yang lebih humanis, transparan, serta berlandaskan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta.
Post a Comment for "Kementerian Agama Gelar Survei Nasional SAHABAT KBC 2026: Evaluasi Transparan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah"